HUKUM

HUKUM
Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum

Kamis, 24 Maret 2011

Contoh Kronologis Kasus Pidana
Oleh : Deswan Arwanda S

Pada akhir tahun 2009, Tiga orang warga Kabupaten Bumi Pesisir Sejagad tepatnya di desa Mayahcity, Kecamatan Lintikcity telah dilaporkan melakukan perusakan terhadap tanaman Sengon milik salah satu Koperasi di daerah tersebut yang bergerak di bidang pertanian mak jelas yaitu Koperasi Bunga Bangkai (KBB), Ketiga warga tersebut masing-masing bernama Meranai Halom Bin Muslimin, Meranai Urak Bin Aliudin dan Karai Bin Mat Pelor, Pada hari sial itu meranai halom dan meranai urak ke areal register 212 untuk melakukan penyemprotan terhadap tanaman singkong milik mereka, sesampai di areal mereka mendapati adanya tanaman Sengon yang baru ditanam diantara tanaman singkong milik mereka, karena mereka sadar kalau tanah areal tersebut bukan milik mereka dan mereka hanya numpang menggarap saja, mereka pun membiarkan tanaman sengon dan mereka memulai melakukan penyemprotan terhadap tanaman singkong mereka dengan menggunakan Obat Pembasmi Rumput.

Setelah beberapa saat melakukan penyemprotan, tiba-tiba ada seseorang yang tidak dikenal lewat di areal dan berkata kepada halom dan urak “awas kalau pohon sengonnya kena semprot nanti kena denda” Karena takut atas peringatan dari seseorang tersebut maka meranai urak berinisiatif untuk menelpon Bapak Karai yang merupakan Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Kekalau Maju sesuai Surat Penunjukan Ketua KTH Kekalau Maju No. 20/WR/LT/2008 Yang dikeluarkan oleh PT. INHUTANI XII Selaku Pemegang Hak Pengusahaan Hutan Register 212 berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No.24/ALISTA/VI/2008 Tentang Pemberian Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Indutri Atas Areal Hutan Seluas kurang lebih 240608 Ha Di Provinsi Bumi Pesisir. Dalam percakapan lewat telpon bahwa bapak Karai memerintahkan atau tetap menyuruh keduanya (Halom dan Urak) untuk melanjutkan penyemprotan dengan itikhad agar tanaman sengon ditutupi dengan besek, kemudian Halom dan Urak menutupi pohon sengon dengan besek dan melanjutkan penyemprotan terhadap pohon singkong di areal tersebut hingga selesai.

Beberapa hari kemudian Koperasi Bunga Bangkai (KBB) melaporkan ketiga orang tersebut (Meranai Halom, Meranai Urak dan Karai) ke Polres Bumi Pesisir Sejagad atas dugaan telah melakukan perusakan terhadap bibit pohon sengon yang telah mereka tanam di areal register 212, yang mana bibit pohon sengon tersebut merupakan Bantuan Bibit Gerakan Bumi Pesisir Menghijau kepada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bumi Pesisir Sejagad dalam Program ONE MAN ONE TREE (Satu Orang Satu Pohon), Sesuai Peraturan Menteri No. 008/MENHUT/2009 Tentang Panduan Penanaman Satu Orang Satu Pohon (ONE MAN ONE dan ketiganya pun ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Bumi Pesisir Sejagad.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar